Rabu, 28 September 2016

Drama Review : Moonlight Drawn by Clouds VS Scarlet Heart Ryeo

Kenapa judulnya dibikin versus? Karena bisa dibilang dua drama ini termasuk dalam drama yang paling dinantikan di tahun ini dan keduanya punya genre yang sama, yaitu drama komedi romantis yang berlatarkan zaman kerajaan. Tayang perdananya pun hampir barengan, cuma beda satu minggu.


Oh ya, kedua drama ini juga sama-sama diangkat dari sebuah novel populer. Moonlight Drawn by Clouds diangkat dari sebuah web novel Korea dengan judul yang sama. Sedangkan Scarlet Heart Ryeo diangkat dari novel China yang juga udah dibikin versi dramanya di negeri asalnya.


Menurut pengamatan gue di berbagai penjuru dunia maya, rata-rata penonton menaruh ekspektasi yang lebih tinggi sama drama Scarlet Heart, mengingat versi China-nya udah sukses besar. Sementara Moonlight Drawn by Clouds juga nggak kalah menarik karena ada Park Bo Gum di sana yang udah sukses meranin drama populer Reply 1988 ditambah Kim Yoo Jung yang baru aja comeback setelah sekian lama nggak main drama.

Oke, sebelum bahas drama mana yang lebih gue suka, rasanya nggak afdol kalo nggak bahas dulu sinopsis atau jalan cerita keduanya. Oke guys ini dia!

Moon Lovers : Scarlet Heart Goryeo



Oke, setelah nonton beberapa episode, gue masih belibet dan nggak hapal-hapal sama judul kedua drama ini. Kenapa dibikin panjang banget udah macam ular naga main sinetron tukang bubur sih. Jadi gue singkat aja yak, SHR untuk Scarlet Heart Ryeo dan MDBC buat Moonlight Drawn by Clouds.



SHR menceritakan perjalanan time travel seorang gadis bernama Hae Soo (IU) yang secara nggak sengaja melintasi dimensi waktu ke zaman Goryeo pada malam bulan purnama. Hae Soo tiba-tiba saja berada di sebuah kerajaan. Di kerajaan itu, Hae Soo bertemu dengan 8 orang pangeran dengan karakter yang berbeda-beda, mereka adalah Wang So (Lee Joon Gi), Wang Wook (Kang Ha Neul), Wang Yo (Hong Jong Hyun), Wang Mu (Kim Han So), Wang Won (Yoon Sun Woo), Wang Eun (Baekhyun), Wang Wook/ Baek Ah (Nam Joo Hyuk), dan Wang Jung (Ji Soo).



Para pangeran Wang yang tampan berhasil membuat Hae Soo nggak kalah bingung dengan apa yang dia alami saat berpindah waktu ke zaman Goryeo. Seiring waktu, Hae Soo mulai jatuh cinta pada Pangeran Wang Wook. Namun, perasaannya itu cuma bertepuk sebelah tangan karena Pangeran Wook udah punya istri. Cinta Hae Soo pun kemudian mulai berlabuh ke Pangeran Wang So. Sosok Wang So yang dikenal kejam justru menarik perhatian Hae Soo yang menganggapnya sebagai pria misterius yang bikin penasaran.

Moonlight Drawn by Clouds



MBDC menceritakan tentang seorang gadis pekerja keras bernama Lee So Jung (Kim Yoo Jung) yang menyamar menjadi seorang laki-laki bernama Hong Ra On. Hong Ra On adalah seorang konsutan asmara alias mak comblang, yang bekerja dengan memberikan saran-saran percintaan pada kliennya. 

Suatu hari, Ra On diminta menuliskan surat cinta untuk seorang wanita. Ternyata, wanita itu adalah adik dari seorang pangeran kerajaan Hyeomyeong, Lee Young (Park Bo Gum). Lee Young yang ngerasa nggak suka dengan isi surat itu kemudian memanggil si penulis surat ke istana. Di sanalah Ra On bertemu dengan Lee Young.


Karena berbagai kondisi, Ra On kemudian menyangka bahwa kliennya adalah penyuka sesama jenis, dan Lee Young sendiri juga berpikir kalo Ra On adalah seorang lelaki tulen. Sebuah kisah cinta absurd penuh unsur komedi ini pun siap mengocok perut penonton, dibumbui dengan unsur romance yang nggak kalah menarik antara sang pangeran dan lelaki jadi-jadian bernama Ra On.

Review. Dari kedua sinopsis di atas, bisa dibilang dua-duanya menawarkan premis yang cukup menggoda buat ditonton. Tapiiiiii, seiring berjalannya dua drama ini, gue lebih memilih MDBC buat gue tonton sampe tamat. Kenapa?

Dari segi cerita, SHR sebenernya udah punya plot yang lumayan menjanjikan buat jadi sukses. Apalagi versi China nya sendiri sukses besar dan menarik PH dari Korea buat bikin versi barunya. Bisa dilihat dari perpaduan budaya China dan Korea di drama ini, seperti pakaian dan cara berbicara yang lebih santai dibandingkan drama sejarah lainnya. Tapi, gue rasa eksekusinya justru kacau dan nggak sesuai harapan. 


Drama ini terkesan lebih niat 'menjual' 8 cowok ganteng ketimbang jalan ceritanya sendiri. Somehow, this is too much for me. Terlalu banyak gimik nggak penting yang alih-alih mempertajam cerita, justru malah bikin boring. Terlalu banyak unsur drama yang sayangnya, bikin benang merah ceritanya itu jadi kabur. Banyaknya cogan di drama ini yang mungkin disiapin sebagai amunisi buat menarik penonton, justru jadi boomerang. Sayang banget kan, karena jatuhnya mereka nggak lebih dari sekedar pemanis. Sorry.

 
MDBC sendiri awalnya nggak begitu bikin gue penasaran. Tapi setelah menonton beberapa episode, rasanya drama ini okei juga wahai pemirsa. Alurnya lumayan ringan ditambah unsur komedi yang pas dan nggak berlebihan. Dan yang paling pentingggg, drama ini nggak kehilangan benang merahnya dan nggak bikin kesel ati haha.


Kehadiran Jinyoung B1A4 lumayan jadi bumbu penyedap sebagai orang ketiga. Tokoh Kwak Dong Yeon (Kim Byung Yeon) juga berhasil menarik perhatian gue karena ketamfanannya haha. Kalau drama sejarah biasanya terkesan berat, drama ini dijamin sangat enjoyable dan nggak perlu buang tenaga buat mikir keras karena konfliknya yang rumit. Walaupun nggak begitu spesial, rasa-rasanya MDBC lumayan recommended buat kamu tonton sekedar sebagai penghibur di kala bosan.Di balik judulnya yang sangat puitis, drama ini bisa jadi pilihan yang bagus buat mengocok perut.

Jadiiiiiii, udah tau kamu mau nonton yang mana? Atau mungkin udah nnton dua-duanya? Tulis pendapat kamu di komentar ya! :)

7 komentar:

  1. Aku sih so far masih ngikutin dua-duanya nih Khal. Soalnya kenapa ya, emang dari segi cerita moonlight lebih dapet. Terus komedinya juga, dapetttt banget. Tapi kalo dari sisi sedih, gak tau kenapa aku lebih sedih nonton moonlovers. Waktu istrinya pangeran Wook meninggal, waktu Eun gak mau nikah sama putri panglima, dan waktu Soo pegangin gelang karena habis dipeluk So. Ih aku baper bangettt hahaha. Itu sih emang dasarnya aja baper kali yak.

    Tapi dari sekian banyak pangeran tampan di moonlovers, aku masih lebih terpesona sama putra mahkota Lee Young dengan senyumnya yang bikin diabetes dan humornya yang bikin stomachache :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang gak salah nih staf akunting, detil banget nontonnya😂 nah itu, mungkin karena aku gak begitu suka bumbu sedih sedihan makanya kurang demen sama Moon Lovers. Eh iya, liat pangeran Lee Young kenapa bawaannya pgn panggil Choi Taek terus😂 belum bisa move on😂

      Hapus
    2. Hahaha iya nih setiap momen yang berkesan nggak bisa hilang dari ingatan. Eaaakkk, padahal itu cuma drama, tapi dibaperin banget.

      Hmm, iya Moon Lovers lebih dapet sedihnya sih ketimbang Moonlight. Akting sedih-nya IU juga dapet banget di situ. Ah, gemes gemes jadinya haha.

      Aigoo, Choi Taek, kenapa bikin aku gagal move on sih... Gara-gara Deok Sun nih aku jadi susah ngerasain getaran Lee Young dan Ra On. Kemistri Sun-Taek terlalu kuattt :(( *padahal kalo momen romantis Lee Young sama Ra On tetep aja melted-melted* =)

      Hapus
    3. Aku belum nonton i hear your voice Dwi. Itu artikelnya bukan punya aku karena dia konten berbayar😂😂 hayuk nonton lah buat bahan review😄

      Hapus
  2. Akhirnyaaaaa aku bisa menemukan teman seperjuangan yang lebih suka Moonlight daripada Scarlet. Yihaaaaa :D. Sblmnya, aku boleh peluk kamu gak?Terhura banget inih, secara byk tmn2ku yg lbh doyan Scarlet drpd Moolight.....*geret seja jeoha buat pelukan berjamaah hahahahaha

    Aku nonton 22nya. Tapi entah mengapa, Scarlet gak bisa bikin hatiku berdebar2....galau berkepanjangan sampai gila karena gak sabar nunggu ep terbaru. Sementara Moonlight (yang pada bilang ceritanya cemen....basi....klise....bla blabla) bisa menghadirkan semua perasaan itu.

    Bogum aktingnya juara banget. Aku gak ngerti yah itu matanya terbuat dari apa, sampe bisa nyihir hatiku yang lemah bin receh ini. Dia lagi seneng, dia lagi jail, dia lagi ngambek sampe lagi meraung2 meratapi kepergian Ra On....itu semua bisa nyampe dan nusuk banget ke relung hati. Dan chemistrynya sama Yoo Jung duuuuh subhanallah sekalih. Mereka cuma tatap2an aja udah bisa bikin aku megap2 gak karuan hahahahahahaha

    Sementara Scarlet, aku cuma tergerak pas scene Lady Oh dieksekusi mati. Buat scene romantis2nya, duuh maaf ya abang Jun Ki, kali ini kamu kalah pesona sama dedek Bogum. Dan setuju, plot Scarlet agak keteteran dimataku, terutama di ep 11 ke atas. Premis cerita oke, tapi eksekusi minus apa gunanya? :)

    *ditabokin fans Scarlet segalaksi bimasakti*
    *ngumpet dibalik jubah seja jeoha*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaah kemarilah biar tak peluk kecup😙 iyaaa nih mungkin krn selera orang beda2 yah. Scarlet heart sebenernya ceritanya bagus tapi entahlah rasanya Moonlight yg kata orang klise dan cheesy itu lebih enak ditonton ketimbang Scarlet. karena apa? Ceritanya emang ringan tapi 'bumbunya' lebih jos dibanding Scarlet. Menurutku sih begicu.

      Mungkin krn Scarlet punya konflik yg cukup berat ditambah pemainnya keroyokan begitu tapi eksekusinya kurang mantap, jadilah ceritanya makin keteteran😂

      Oh ya Park Bo Gum ngeselin yak ni anak dibikin dari apa lama2 bisa bikin cewek cewek jantungan😢

      Hapus
  3. scarlet heart ryeo yang paling bagus..plot cerita keren, semua karakter dimainkan dengan baik, tiap pangeran ada cerita tersediri..mungkin yang bikin drama ini kurang popular dinegerinya karena ceritanya hectic dan tiap episode ada kesedihan..kita diperlihatkan satu persatu keluarga kerajaan meninggal...itu bagus banget, bisa membuat kita bersyukur hidup dizaman ini. Sebnernya gak hanya goryeo saja sih tuh memperebutkan tahta harus saling bunuh antar adik-kakak...tapi dinasti dari kerajaan lain dibelahan dunia ini rata2 seperti itu jaman dahulu....Top bgt drama ini, sampe nonton berulang2..soundtracknya jg enak banget.

    BalasHapus