Selasa, 29 November 2016

Review Drama Korea The Legend of Blue Sea (2016) : Lebih dari Sekedar Kisah Putri Duyung

Finallllllllyyyyyyyy Min Ho oppa is back with his new drama wohoooooo! Setelah sukses meranin tokoh anak SMA kaya raya di 'The Heirs', kali ini Lee Min Ho bakal meranin tokoh ‘orang dewasa’ yang sesuai dengan umurnya dia haha, dengan karakter yang sangat berbeda dibanding peran-peran dia di drama sebelumnya. Di sini, doi berperan sebagai seorang pria licik yang berprofesi sebagai penipu profesional. Sebuah karakter yang cukup nakal dan menantang buat Lee Min Ho yang biasanya memainkan karakter protagonis yang sempurna tanpa cela.

 
Bisa dibilang, drama ini adalah drama yang paling dinantikan di akhir tahun 2016. Drama ini jadi most anticipated bukan tanpa alasan ya bok. Katanya, biaya pembuatan per episodenya tuh sampe sekian milyar Rupiah, yang katanya sih dua kali lipatnya budget 'Descendant of The Sun'. Cast nya pun istimewa.  Selain mas ganteng Lee Min Ho, drama ini juga jadi comebacknya mbak Jun Ji Hyun pasca melahirkan anak pertama. Gue ga paham kenapa setelah jadi emak-emak badannya tetep luangsing malah justru makin bagus huhu :( Dunia ini sungguh tak adil. 

Sabtu, 22 Oktober 2016

Review Drama Korea The K2 (2016) : Ketika Wanita Berambisi Mengejar Tahta

Ada pepatah mengatakan bahwa tiga hal paling berbahaya bagi pria di dunia ini adalah harta, tahta dan wanita. Tapi dalam drama The K2, nampaknya 3 unsur keramat di atas nggak hanya berbahaya bagi seorang pria, tapi juga orang banyak. The K2 ini adalah drama terbaru dari tvN yang mengusung genre melodrama dan action


Kayaknya cerita K-Drama dengan bumbu action emang lagi jadi tren ya. Selepas DOTS, W, Scarlet Heart Ryeo, dan sekarang ada The K2 semuanya menjadikan action sebagai bumbu andalannya. Jika DOTS, W dan Scarlet Heart Ryeo meracik unsur action itu dengan romance, The K2 kayaknya pengen menyajikan sesuatu yang lebih kompleks, yaitu politik. 

Buat kamu yang biasa nonton drama romantis kayaknya bakal mikir ulang buat nonton drama ini karena konfliknya yang terlihat berat. Bawa-bawa politik gitu ya. Udah pasti isinya nggak jauh dari perebutan kekuasaan, persaingan dan konspirasi. But everyone loves a conspiracy right? Haha iya dong, emak gue apalagi :p

Selasa, 18 Oktober 2016

My Favorite Korean Singers Lately

Bicara soal K-Pop emang nggak ada habisnya ya. Tiap bulan ada aja rookie baru bermunculan dan menambah warna baru dalam musik K-Pop. Sampe sekarang, dunia per-KPop-an ini rasanya masih didominasi sama group ya, baik itu boy group atau girl group. Kalo gue bilang, musik yang mereka usung masih sebelas dua belas aja, serupa tapi tak sama alias sami mawon alias seragaman. Genre electronic dance dan semacamnya ini akhirnya jadi semacam ‘pakem’ yang dipegang sama tiap group. Bisa dipastikan, group apapun itu dan bagaimanapun konsepnya, genre satu ini udah jadi menu wajib yang harus mereka jajal.

Nah, terlepas dari hiruk pikuk persaingan boy dan girl group, sebagai penikmat K-Pop gue justru lebih suka sama para solois. Seriously, karya-karya solois yang lebih ‘idealis’ rasanya lebih awet di kuping dan hati gue, ketimbang lagu boy/girlgroup yang cuma enak didenger sekilas doang. 

Biasanya, lagu-lagu itu selalu berakhir di recycle bin karena satu alasan : bosan. Bukan berarti gue nggak menghargai karya para boy/girlgroup ya. Gue selalu suka dan menikmati penampilan paket komplit mereka mulai dari lagu, konsep, koreo, dan MV nya di setiap comeback. Tapi ya, biasanya sukanya tuh cuma ‘sesaat’. Lagu mereka selalu jadi most played gue sejak dia rilis tapi nggak bisa bertahan lama. Beda dengan lagu para solois yang bisa bertahan lebih lama, bahkan ada lho lagu yang masih betah aja nongkrong di playlist sejak gue SMA sampe sekarang nggak pernah tuh dicoret dari playlist :)

Oke, jadi siapa aja sih solois yang jadi favorit gue? Ini dia listnya.


Minggu, 09 Oktober 2016

Review Film Train To Busan (2016) : Permainan Adrenalin yang Emosional

Oke. Di postingan kali ini gue pengen bahas film yang belakangan lagi booming dimana-mana. Yap, Train To Busan. Bisa dibilang ini adalah film zombie pertama dari Asia yang sukses mencuri perhatian penonton global. Penontonnya nggak cuma K-Popers, mereka yang nggak suka K-Pop atau K-Drama pun tertarik nonton. Kabarnya, bahkan film ini jadi buruan para penikmat film di Amerika sana. Sebuah alasan yang cukup menggoda buat nonton film ini, sekalipun kamu nggak suka dengan film bertemakan zombie.


Sinopsis. Seorang anak bernama Soo An (Kim Soo An) adalah korban perceraian yang kini tinggal bersama ayah dan neneknya di Seoul. Ayahnya, Seok Woo (Gong Yoo), adalah seorang pemain saham dengan jadwal super padat dan penuh tekanan. Nggak heran, wataknya pun keras dan sedikit arogan. Soo An sendiri yakin kalo sifat keras ayahnya itulah yang bikin sang ibu akhirnya minggat dan meninggalkan mereka.

Menjelang ulang tahun, Soo An meminta ijin ayahnya untuk pergi ke Busan buat menemui sang ibu. Awalnya Soo An bersikeras buat pergi sendiri, tapi sang nenek berusaha ngebujuk Seok Woo buat pergi nganterin Soo An naik kereta. Jadilah mereka pergi naik kereta cepat menuju Busan.

Kamis, 06 Oktober 2016

4 Drama Korea dengan Akhir Cerita Tragis dan Pilu

Penggemar serial drama Korea biasanya selalu setia mengikuti episode demi episode drakor favoritnya hanya untuk mengetahui bagaimana akhir cerita kisah perjalanan cinta sang tokoh idola.

Sejumlah serial drama Korea terpopuler ada yang sengaja dibuat happy ending seperti Full House, Master’s Sun, Jewel in the Palace, etc. Tetapi, ada juga beberapa film drama Korea yang akhir ceritanya dibuat tragis hingga membuat para penonton tidak mampu menahan air mata.

Apa saja K drama yang memiliki akhir cerita tragis dan mengharukan?

Gu Family Book (2013)

 Gambar: https:// www. dramafever. com/st/img/ nowplay/4244_GuFamilyBook_Nowplay_Small.jpg

Rabu, 28 September 2016

Drama Review : Moonlight Drawn by Clouds VS Scarlet Heart Ryeo

Kenapa judulnya dibikin versus? Karena bisa dibilang dua drama ini termasuk dalam drama yang paling dinantikan di tahun ini dan keduanya punya genre yang sama, yaitu drama komedi romantis yang berlatarkan zaman kerajaan. Tayang perdananya pun hampir barengan, cuma beda satu minggu.


Oh ya, kedua drama ini juga sama-sama diangkat dari sebuah novel populer. Moonlight Drawn by Clouds diangkat dari sebuah web novel Korea dengan judul yang sama. Sedangkan Scarlet Heart Ryeo diangkat dari novel China yang juga udah dibikin versi dramanya di negeri asalnya.

Selasa, 27 September 2016

Review Film Me Before You (2016) : Lagu Lama yang Membosankan



Before I start writing about this movie, maybe any Sam Claflin fangirl here? Rasanya nggak afdol ya kalau bahas film si tamfan ini tanpa fangirlingan dulu haha! Yes! Gue emang ngefans berat sama si ganteng berkarisma ini. Dan salah satu alasan gue nonton film ini ya karena ada Sam Claflin sebagai peran utamanya hehe. 


Setelah Love, Rosie, kayaknya Sam Claflin emang dirasa punya charm yang bagus di film bergenre drama romantis. Kali ini dia juga main di genre film yang sama, tapi dengan karakter yang jauh berbeda dari perannya sebagai Alex di Love, Rosie. Di sini, Claflin berperan sebagai Will Traynor, seorang pria putus asa karena hidupnya yang tiba-tiba saja berubah pasca kecelakaan yang bikin dia menderita quadriplegia atau cedera tulang belakang.

Minggu, 21 Agustus 2016

Yuk, Mengenal Bumbu Masakan Khas Korea

Siapa K-Popers di sini yang nggak kepo sama makanan khas Korea? Mungkin nggak semuanya, tapi sebagian besar K-Popers atau pecinta drama Korea pasti udah nggak asing dengan berbagai makanan khas Korea seperti tteokbokki, kimbap, bibimbap, jiggae, dan pastinya kimchi. Makanan-makanan itu selalu wara-wiri di ampir setiap film dan drama, dan dijamin pasti bikin penonton ngiler sekaligus penasaran sama gimana rasa makanan tersebut.

Hidangan khas Korea didominasi oleh rasa pedas, manis dan asam. Rasa pedas bisa kita temukan di makanan seperti kimchi dan tteokbokki. Rasa asam dan sedikit kecut rupanya juga jadi favorit buat masyarakat Korea. Terbukti dari cita rasa kimchi yang jadi semacam makanan wajib yang harus selalu ada di setiap rumah.

Review Film Pure Love / Unforgettable (2016) : Melodrama yang Melelahkan

Udah lama nih nggak nonton film Korea menye-menye! Gue belum nemu melodrama baru yang berhasil bikin gue nangis sejak terakhir nonton film 'Always'. Nonton melodrama emang harus siap taruhan, antara nangis bombay sampe babak belur atau kecewa karena film yang dilabeli sebagai melodrama ini justru bikin kesel karena nggak ada melo-melonya.


Nah, kali ini gue nonton melodrama yang masih bisa dibilang baru *pembelaan*. Film ini dirilis bulan Februari dan gue baru nonton di bulan Agustus wkwk *kemana aja* Di tengah momen kemerdekaan ini gue masih belum bisa merdeka dari kebiasaan nonton melodrama sambil selimutan sendiri di kamar. Jangan lupa siapin tisu buat ngelap sesuatu, tau aja ntar pas nonton tiba-tiba hujan gede dan kebetulan genteng rumah lagi bocor haha.

Sabtu, 20 Agustus 2016

MV REVIEW : EXO - Lotto

Bertepatan dengan hari kemerdekaan kemarin, EXO tiba-tiba aja nongol di Youtube dengan MV terbaru mereka, 'Lotto'. Jujur gue sama sekali nggak ngeh dengan comeback mereka kali ini karena udah gak begitu sering mantengin socmed belakangan ini. Pertama tau judulnya, gue langsung mengira kalo EXO lagi di-endorse sama salah satu brand sepatu dong hahaha. 



Jadi, sepertinya EXO emang lagi keranjingan dengan konsep bad boy ya. Banyak juga yang mengaitkan lagu ini dengan dua lagu sebelumnya yaitu 'Monster' dan 'Lucky One'. Kalo diinget-inget lagi, EXO udah nyoba beberapa konsep di sepanjang karir mereka. Mulai dari futuristik, school boy, dreamy, sampe bad boy thingy belakangan ini.

Senin, 08 Agustus 2016

MV REVIEW : BLACKPINK - Whistle

Oke, setelah bahas 'Boombayah' sekarang giliran 'Whistle'. Jujur, setelah nonton 'Boombayah' dan beralih ke 'Whistle' gue langsung jatuh cinte sama konsepnya 'Whistle'. bukan berarti 'Boombayah' nggak bagus, tapi menurut gue konsep 'Whistle' lebih cocok buat Blackpink karena ada benang merah yang membedakan sama konsepnya 2NE1.



Gue suka banget sama MV ini karena terlihat sangat aestetik dan mahhhhaaaal banget ya pemirsah sah sah. So far I can say this is the best debut MV from all YG artist. Betah banget deh nonton MV ini berulang-ulang.

MV REVIEW : BLACKPINK - BOOMBAYAH (붐바야)

Akhirnya! Setelah sekian lama menunggu, BLACKPINK resmi debut dengan merilis album plus dua MV di satu hari, yaitu 'Boombayah' dan 'Whistle'. I've been waiting for this like 1234567 years and finally they drop two MVs in one day wohooooo. Surprisingly YG gak php-in kita lagi dengan menepati janjinya mendebutkan Blackpink di hari ini. Gile mak ini anak 4 kece kece abis ya, bener-bener jadi angin segar di tengah krisis konsep girl group yang masih berputar di antara cutesy and sexy concept.



Jadi ceritanya, gue pun nonton MV 'Boombayah' terlebih dahulu dan kesan gue pas pertama denger sih 'ini mah I'm The Best nya 2NE1 banget'. Mungkin 'Boombayah' bisa jadi semacam 'Bam Tarata Tata' nya Blackpink ya haha. Ya sudah ini dia review rempong dari gue hehehe.

Minggu, 07 Agustus 2016

Review Film Korea The Wailing (2016) : Saat Manusia Lebih Menakutkan dari Setan

Hola chingu! Udah nonton film The Wailing belum? Film horror besutan Na Hong Jin ini lumayan sukses di negara asalnya dan lumayan ngehits juga di Path hehe. Gue sendiri udah lama nggak nemu film horror Koriya sejak nonton The Piper, karena rasanya horror Koriya belakangan ini kurang greget seremnya. But i think this one is worth to watch.



Sinopsis. Film ini menceritakan tentang kasus pembunuhan misterius yang menimpa sebuah keluarga. Seluruh anggota keluarga itu mati secara tragis. Namun salah satu korban kondisinya sangat aneh. Kulit dan tubuhnya membusuk seperti mayat hidup. Kasus ini kemudian ditangani oleh polisi bernama Jong Goo (Kwak Do Won).

Sabtu, 06 Agustus 2016

Berapa Biaya yang Dibutuhkan Untuk Mendebutkan Satu Idol Grup?

Setiap tahunnya, selalu ada grup-grup baru bermunculan di industri hiburan K-Pop. Mulai agensi kecil, menengah, hingga agensi besar biasanya rutin mendebutkan idol grup baru setiap 1-2 tahun sekali. Menurut kabar-kabari yang beredar di internet, setiap tahunnya ada sekitar 300 idol grup baru yang debut di Korea sana, dan di antara 300 grup itu, hanya beberapa saja yang bisa survive dan eksis sampe jadi besar dan dikenal.



Sejauh pengamatan gue sih, grup-grup dari agensi besar macam SM, YG dan JYP biasanya punya peluang lebih besar buat survive dan berhasil. Walaupun beberapa tahun ini grup dari agensi kecil kayak GFRIEND dan BTS bisa ngebuktiin bahwa nggak harus datang dari agensi besar buat jadi sukses. Semuanya tergantung 'aset' yang mereka punya, ditambah sedikit luck.

Review Drama Korea Let's Fight Ghost (2016) : Hiburan Ringan yang Menggelitik

Satu lagi drama komedi romantis yang siap ditonton di bulan Agustus ini, judulnya 'Let's Fight Ghost'. Drama ini diangkat dari sebua webcomic yang rilis di tahun 2007 sampe 2010 berjudul 'Ssauja Gwisina' (싸우자 귀신아). Waktu yang cukup lama ya buat webcomic ini diangkat ke layar drama. Drama ini sendiri jadi comebacknya Kim So Hyun pasca main di 'School 2015' dan comebacknya Taecyeon pasca main di drama 'Dream High' dan 'Cinderella's Step Sister'.




Gue excited banget sama drama ini karena pengen liat Taecyeon oppa yang udah lama hiatus dari dunia drama hahaha. Di samping itu, dua pemain utamanya juga unik ya, mengingat Taecyeon dan So Hyun punya jarak usia yang cukup jauh sampe 11 tahun. Plotnya juga lucu, mengingatkan sama drama 'Oh My Ghost' yang sama-sama produksi tvN dan masih bikin gue susah move on sampe sekarang.

Minggu, 24 Juli 2016

Review Drama Korea W-Two Worlds (2016) : Kisah Cinta Dua Dunia

Halo chingu! Siapa yang suka baca webtoon? Toonderella mana suaranya? Di tengah demam webtoon yang lagi anget-angetnya kayak sekarang, banyak production house yang tertarik membuat drama yang diadaptasi dari webtoon. Sebut aja 'Orange Marmalade', 'Cheese In The Trap', 'Schoolar Who Walks at Night', sampe yang terbaru 'Lucky Romance'. Sayangnya, di antara semua drama itu, nggak semuanya berhasil memikat penonton atau minimal sejajar dengan versi webtoonnya. Drama yang diharapkan akan fantastis dan bombastis seperti halnya webtoon ternyata berakhir biasa-biasa aja bahkan bikin kecewa, sebut aja 'Orange Marmalade'.



Nah, di tengah tren drama adaptasi webtoon, penonton akhirnya mendapat angin segar lewat drama 'W'. Alih-alih bikin drama adaptasi webtoon, 'W' justru menjadikan webtoon sebagai latar dari ceritanya, yaitu tentang kisah cinta seorang wanita dengan karakter pria yang hidup di dalam webtoon. Kesan pertama gue pas tau cerita drama ini adalah : 'Kok kepikiran ya?', 'Kok bisa ya?', dan satu pertanyaan menggelitik 'Kok judulnya irit banget ya?'

Senin, 11 Juli 2016

MV REVIEW : GFRIEND - Navillera

Get ready Buddy, GFRIEND is already back with a lovely sumer vibes on their video 'Navillera'! Comeback GFRIEND kali ini bisa jadi salah satu dari banyak most anticipated comeback di musim panas tahun ini. Jujur sekarang gue udah nggak begitu ngikutin banget perkembangan K-Pop termasuk banyaknya rookie yang bermunculan tahun ini. Gue cuma fokus sama grup atau artis yang gue suka aja. Anyone can suggest me any promising and cool rookie groups? Tulis di kolom komentar yak :)



Oke, mungkin banyak yang penasaran sama arti dari kata 'Navillera' ini. Setelah gugling sana-sini, Navillera artinya adalah kupu-kupu. Pemilihan judul Navillera sendiri terinspirasi dari sebuah novel best seller asal Perancis berjudul 'Le Papillon Des Étoiles', yang berarti kupu-kupu bintang. 

Minggu, 10 Juli 2016

Review Drama Korea Doctors (2016) : Masa Lalu Penuh Luka yang Berbuah Manis

Eh hai barisan penggemar drama Korea yang budiman. Udah pada nonton drama terbarunya Park Shin Hye 'Doctors' belum nih? Drama produksi SBS ini bisa dibilang berhasil mencuri perhatian gue, padahal awalnya gue agak males karena Park Shin Hye dipasangkan dengan Kim Rae Won, yang notabene beda usia 9 tahun dari Shin Hye (baca : ketuaan). Etapi, gue penasaran karena ada mas manisku Ji Soo main di drama ini, walaupun perannya cuma sekilasan doang hehe. Aku padamu mas *kecup*


Anyway, drama 'Doctors' ini bisa dibilang pengikut dari tren drama-drama medis yang lagi hits banget di Korea sana beberapa tahun terakhir. Drama medis yang terakhir gue tonton, 'Blood', lumayan bikin keki dan mengecewakan. Sebelum nonton 'Doctors' gue ngikutin drama 'Lucky Romance' but tbh itu drama is pretty boring to me so I decide to berpindah ke lain hati drama hahaha. Oke yuk kita langsung capsus aja ke reviewnya.


Sinopsis. Yoo Hye Jung (Park Shin Hye) adalah murid SMA yang nakal dan badungnya nggak ketulungan. Hye Jung selalu bersikap kurang ajar dan doyan banget berantem. Dia udah langganan masuk ruang BP sampe bikin guru-gurunya angkat tangan. Kenakalan Hye Jung memuncak pada suatu hari yang bikin dia dikeluarkan dari sekolah. 

Bisa dibilang, Hye Jung adalah anak buangan. Ibunya udah meninggal karena ulah sang bapak yang hobi main tangan. Bapaknya kemudian kawin lagi sama perempuan lain, dan mereka berdua membentuk tim kesatuan untuk membenci Hye Jung dan berusaha melenyapkan anak yang dianggap pembawa sial tersebut. Inilah yang bikin Hye Jung berubah jadi anak yang keras dan selalu memberontak.


Pasca dikeluarkan dari sekolah, Hye Jung dibuang oleh ayahnya untuk diasuh oleh neneknya di pedesaan. Untunglah, walau cucunya bandel dan berandalan, sang nenek tetep sayang dan berusaha membesarkan Hye Jung sebaik mungkin. Malang, sang nenek kemudian meninggal saat menjalani operasi kanker. Hye Jung yang merasa ada yang janggal dengan kematian neneknya pun mau tak mau harus berusaha mandiri dan berjuang menjalani hidupnya sendirian. Beruntung, Hye Jung menemukan teman-teman baru, walaupun pertemanannya itu berujung pada perpecahan karena suatu hal.


Setelah melalui berbagai lika liku hidup yang keras, belasan tahun kemudian tanpa diduga Hye Jung berhasil menjadi seorang dokter. Ia baru saja bertugas disebuah rumah sakit di kota lamanya sebagai ahli bedah syaraf. Ia tak kembali ke kota penuh luka itu tanpa alasan, melainkan demi menjalankan sebuah 'misi rahasia'. 


Transformasi Hye Jung dari berandalam menjadi seorang dokter rupanya juga menjadi takdir yang mempertemukannya dengan orang-orang di masa lalu. Mereka masih berkaitan satu sama lain, masing-masing adalah cinta lama yang belum kelar, sahabat yang berubah menjadi musuh, cinta monyet yang dulunya kece badhay tapi kini berakhir tragis sebagai tukang antar gas, hingga berujung pada rahasia gelap yang selama ini berusaha dia ungkap. Btw, gue masih nggak rela mas gantengku jadi tukang antar gas di sini :'(


Misteri apa yang ingin diungkap oleh Hye Jung? Bagaimana akhir dari hubungan rumit masa lalu Hye Jung dengan takdir yang dia temui saat ini? kenapa bahasanya jadi serius begini haha

Review. Sampai episode 6, drama ini lumayan menarik karena alur dan penggambaran karakternya yang gamblang sejak awal episode. Alurnya lumayan cepet dan nggak butuh banyak basa basi buat bikin penontonnya get in and enjoy the drama. Gue salut sama tokoh Hye Jung yang punya tekad sekuat itu buat merubah nasibnya sampe berhasil jadi seorang dokter. Peran Ji Hong juga dibawakan dengan cukup baik sama Kim Rae Won. Padahal awalnya gue udah under estimate duluan sama ahjussi satu ini mwehehe. Maafkan aku om Rae Won :)


Satu yang lumayan menarik perhatian di sini adalah sosok Seo Woo yang diperanin Lee Sung Kyung. Aktingnya lumayan improved dibandingkan perannya sebagai Baek In Ha di 'Cheese In The Trap'. Di sini dia bisa menampakkan kebencian, kecemburuan, sekaligus rasa takut sesuai porsinya tanpa terkesan over. Di satu sisi dia berusaha pamer kekuatan di depan Hye Jung dengan cara yang classy. Tapi di sisi lain dia takut banget Hye Jung bakal kembali mencuri kebahagiaannya kayak dulu. Karakternya mewakili banyak perempuan banget. Haha emang perempuan mah gitu, luarnya sok kuat tapi dalemnya rapuh macem siomay kematengan #bukangue #janganbaper. Uniknya, Seo Woo bukanlah sosok antagonis yang bisa bikin penonton benci sama dia.


Oh ya, gue pangling sama tokoh Yoon Do yang ternyata diperanin sama Yoon Kyun Sang. Itu loh, tokoh Ki Ha Myung di drama 'Pinocchio', di sini Kyun Sang gendutan ya, tapi tetep cakep kok haha. So far gue belum merasakan percikah bola api second lead syndrom dari sosok Yoon Do ini. Tapi melihat background ceritanya sih sepertinya bakal seru. Kita tunggu saja. 

So far gue belum menemukan sesuatu yang spesial banget dari drama ini. Chemistry antara Hye Jung dan Ji Hong pun gue rasa masih belum begitu 'klik' sampe episode 6 ini. Tapi melihat storyline yang cukup menarik dan lumayan enjoyable sejak episode pertama, gue rasa drama ini cukup menjanjikan buat jadi sukses. Terlebih ratingnya juga lumayan bagus. Gimana menurut kamu? Share di kolom komentar ya :)

Overall dramanya bagus dan layak ditonton. Pretty recommended to cure your boredom :) Score 7,5/10

Selasa, 28 Juni 2016

MV REVIEW : Taeyeon - Why

Sesuai tebakan gue kemarin, storyline yang ngegantung di MV 'Starlight' bener-bener terjawab di MV 'Why'. Di MV ini, Taeyeon tampil dengan rambut panjang dikepang dua. Kalo tebakan gue sih, MV 'Why' ini nyeritain alur mundur, yaitu di waktu Taeyeon belum ketemu sama Dean. Setelah nonton 'Starlight' dan 'Why', gue ngerasa SM cukup kreatif karena bisa bikin fans berpikir keras, menulis teori dan pendapat mereka masing-masing di forum, yang akhirnya bikin lagu ini makin naik dan banyak dibicarain dan ujungnya ya bikin lagunya makin terkenal dong hahaha. 



Oke, jadi setelah dibikin pusing buat 'menggali' makna dari kedua MV ini, gue bisa ambil sedikit kesimpulan tentang jalan ceritanya. Jujur gue agak sedikit underestimate karena konsepnya yang seems too similar dengan beberapa MV yang belakangan dirilis, kayak Red Velvet 'Ice Cream Cake', Taemin 'Press Your Number', Jessica 'Fly', bahkan Tiffany 'I Just Wanna Dance', yang sama-sama berlatar di nuansa tropisnya padang pasir. Gue cuma penasaran, apakah ini kebetulan, semacam konspirasi atau karena latar padang pasir emang MV-able banget sehingga bikin artis SM keroyokan syuting MV mereka di sana haha.


Oh ya, buat yang belum baca review 'Starlight' bisa kamu baca di sini :)

Di MV 'Why' ini Taeyeon digambarkan sebagai wanita bebas yang suka berkelana sendirian. Taeng pergi dari satu tempat ke tempat lain dan terlihat menikmati perjalanannya tersebut. Kunci dari MV ini ada di semacam 'tabung' gue gak paham itu benda apaan yang berisi banyak huruf yang bisa dipilih buat menyusun kata. Kalo tebakan gue sih, itu semacam kapsul waktu yang bisa menjawab pertanyaan. Dan Taeng pun menuliskan kata 'Why'.





Banyak banget benda yang nunjukin kalo Taeyeon sedang 'mencari' sesuatu, sebut aja kompas dan teropong. Mungkin maksudnya dia lagi meneropong datangnya jodoh hilal mengingat bentar lagi lebaran, ketika lo bakal dipusingkan dengan banyaknya pertanyaan 'sendirian aja, calonnya mana?' #dasarjomblo #abaikan




Oh ya, pendant birunya Taeyeon masih ada dan dia bawa kemana-mana di MV ini. Jelas dong ya kenapa gue bilang MV ini nyeritain masa-masa pencarian Taeyeon sebelum dia ketemu Dean. Taeyeon juga terlihat bikin semacam 'to do list' pake kata-kata 'simbolis' macam fish, bubble, dog, slide, dan wind di sebuah tembok dan selalu mencoret salah satu kata ketika dia udah ngelakuin sesuatu. Kalo diurutin mungkin artinya begini :




Fish : waktu Taeyeon selesai berenang, yang melambangkan awal pencarian cintanya Taeyeon. 

Dog : waktu Taeyeon ketemu Dean, dog atau anjing bisa berarti 'partner' kan? Jahat banget emang Dean disamain sama anjing hahaha.

Slide : waktu Taeyeon nikmatin masa-masa bersama Dean dan akhirnya ninggalin Dean bersama dengan pendant birunya.



Bubble : waktu Taeyeon main kolam busa, bisa jadi artinya dia mau 'mencuci' atau melepas kenangannya bersama Dean.



Wind : time to letting go, dilihat dari banyaknya kincir angin dan momen waktu Taeyeon ngelepas Dean dan naruh foto-foto mereka di sebuah karangan bunga atau makam/? dan mainin smokebomb warna-warni. Pertanyaannya, apakah Dean meninggal?




Taeng juga berfoto waktu selesai nyoret salah satu list. Foto-foto itulah yang dia taruh di karangan bunga di akhir MV. Secara keseluruhan gue menangkap MV ini sebagai proses pencarian cinta, pertemuan, hingga perpisahan dan berakhir pada proses move on.



Jadi ceritanya, kenapa di MV 'Starlight' Taeyeon seakan ngalamin deja vu dengan ngeliat bayangan-bayangan aneh, itu karena dia udah tau hal yang bakal terjadi waktu dia ketemu Dean. Ekspresi Taeyeon juga berubah waktu Dean nunjukin kata 'Miss Me'. Taeyeon sebenernya udah tau dia bakal berpisah dengan Dean waktu dia nemu kertas bertuliskan 'Miss Me' dalam kapsul waktu yang gue bilang tadi.



Gue juga gatel banget sama apa maksud Taeyeon nyemprotin mustard dan saos tomat ke abang-abang jualan di MV 'Starlight'. Kalo dilihat-lihat lagi, Taeyeon makan lolipop warna kuning waktu ninggalin foto-foto Dean di karangan bunga itu. Di salah satu fotonya juga terlihat Taeyeon berfoto dengan botol mustard. Lolipop kuning itu sama dengan mustard, dan merahnya saos tomat mungkin maksudnya adalah Dean. Taeyeon bingung memilih antara merah atau kuning.





Dan walaupun dia udah tau akhirnya bakal berpisah dengan si merah (Dean), dia tetep nyari Dean dan bersenang-senang bersama karena mereka terikat oleh takdir, yang dilambangkan dengan pendant birunya Taeyeon dan pendant hijaunya Dean. Dan setelah mereka berpisah, Taeyeon akhirnya memutuskan buat memilih si kuning. Pertanyaannya, siapakah si kuning ini? Apakah orang lain? Atau simbol dari kebebasan? Silahkan jawab sendiri haha.


Soal lagu, lagunya enak dan langsung nemplok di kuping pas denger pertama kali. Masih senada dengan lagu-lagu SM sebelumnya yang mengusung musik EDM yang emang lagi heits banget di muka bumi ini. Entahlah, tapi gue sudah agak sedikit lelah dengan musik EDM di tahun ini. Oh ya, lagunya terasa agak akrab di telinga, part 'why why why' nya di kuping gue mirip sama part 'yeah yeah yeah' di lagunya One Direction 'Kiss You'. Ya nggak sih? 

Nah itulah teori atau makna dari MV 'Starlight' dan 'Why' versi gue. Agak belibet memang, salut sama siapapun yang bikin kedua MV ini. Nyambung nggak sih ceritanya? Nyambung lah ya, nyambung deh #maksa.

Overall gue puas dan akan selalu puas dengan setiap projeknya Mbak Taeyeon. Jadi, gimana menurut kamu? 

Score 8/10

Sabtu, 25 Juni 2016

MV REVIEW : Taeyeon - Starlight (feat. Dean)

Setelah menggoda para fans dengan ngerilis banyak teaser, Taeyeon akhirnya resmi comeback dengan ngerilis album berjudul 'Why'. Gue berani taruhan pasti ada di antara kalian yang menyangkut-pautkan 'Why' dengan album sebelumnya, 'I' karena judulnya yang terdengar mirip dan sama-sama ngirit :p Hari ini SM udah ngerilis MV pertama di album ini berjudul 'Starlight'. Kabar-kabarnya lagu ini jadi semacam appetizer buat para fans sebelum ngerilis MV 'Why' yang jadi tracklist utama di album ini.



Anyway, gue cukup excited dengan MV ini setelah tau Taeyeon bakal duet sama Dean. Gue cukup surprise karena baru belakangan ini gue mulai dengerin lagu-lagunya Dean di Youtube dan nggak sabar nunggu projek dia selanjutnya. Eh tetiba aja dia nongol di MV nya Taeyeon haha, semacam berkah Ramadhan banget dua penyanyi favorit terlibat dalam satu projek. 

Awalnya gue gak nemu sesuatu yang spesial di teaser pic nya Taeyeon. Walau berlatar pemandangan perkotaan khas Amerika, gue ngarasa foto-fotonya macem every 'kekinian post' on Instagram banget, kayak foto ootd-an gitu lah haha. But yeah, I wait until the MV released, and now I really addicted to this song :p Oke yuk lanjut ke reviewnya. 

Concept

SM sepertinya lagi keranjingan buat bikin MV para artisnya di luar negri, dan lagi-lagi masih di Mamarika sana. Di album ini Taeyeon udah mirip banget sama American cool kids dengan rambut blonde, t-shirt, hotpants , sneakers dan jaket jeans kegedean. Konsep Taeyeon kali ini bener-bener bawa summer vibe dengan latar yang seger banget, mulai dari street life sampai lari-lari manja di pinggir pantai.


Lagu ini nyeritain tentang orang yang hidupnya kelabu kemudian menemukan seseorang yang ibarat 'Starlight'. Mereka kemudian jatuh cinta dan berusaha melengkapi satu sama lain. Yang gue tangkep sih, Taeyeon dan Dean punya sifat yang bertolak belakang di MV ini. Taeyeon digambarkan sebagai cewek rebel dengan kelakuan urakan, sedangkan Dean digambarkan sebagai cowok ganteng kalem yang hobi denger musik dan sedikit misterius. Dean juga suka menulis dan membuat lagu.




Bisa dilihat, Taeyeon tiba-tiba aja ngerasa klik dengan Dean waktu ngeliat cincin batu akiknya yang mirip sama kalung yang dia punya. Tapi, selama bersama Dean, Tae terus ngerasa semacam Deja Vu sama momen yang mereka berdua lewatin. Sampe Dean nunjukin sebuah lagu berjudul 'Miss Me', dan seketika ekspresi Tae pun berubah. Taeyeon pun pergi menelpon seseorang lewat telepon umum, dan nggak dijelasin siapa yang dia telpon.



Keadaan pun seolah normal kembali, dan mereka balik mesra-mesraan lagi di pantai dan menikmati sore bersama sambil peluk peluk manja. Haduh, baper banget gue sumpah haha. Baru aja gue nemu Dean di Yutup dan got a little crush for him, eh main diembat aja ama mbak Taeyeon dududuh :( #NasibFangirl #AkuMahApa



Tapi, lagi-lagi ekspresi wajah Taeyeon berubah, dan dia mutusin buat ninggalin Dean dan ninggalin kalungnya sebagai cindera mata. Alamak. Maksude opo? MV ini punya storyline yang cukup singkat dan cocok dengan lirik lagunya, tapi lumayan bikin kesel yak. Mungkin ada lanjutannya di MV 'Why' yang bakal rilis tanggal 28 nanti? Mari kita tunggu saja haha.







Jujur, gue seneng sama perkembangan SM yang mulai berani bikin MV yang 'out of the box'. Tau sendiri pan dulu mah SM sukanya bikin video dalem kotak mulu haha. Tapi gue ngerasa SM perlahan-lahan mulai kehilangan feel K-Pop nya karena konsepnya yang selalu westernized banget. Liat aja projek terbarunya SM mulai dari debut solonya Taemin, Luna dan Tiffany yang juga bernuansa sangat kebarat-baratan. Ya bagus sih, cuman sayang aja. Ada yang setuju nggak nih? Nggak ada? Ya udah deh :(

Song


Lagu ini punya tempo mid upbeat yang asik diikutin dan bikin mood jadi enak. Gue gak paham genrenya apa, tapi sekilas gue denger mirip lagunya Taylor Swift 'Style' yak, heheu. Dan kalo mereka bilang lagu 'Starlight' ini semacam pembuka buat lagunya 'Why' gue bilang sih cocok banget ya. Lagu ini nggak begitu 'wow' dan 'megah banget' tapi sangat enjoyable.

Gak perlu bikin klimaks yang membahana banget kayak lagu 'I' buat bikin lagu ini enak. Suara Taeyeon dan Dean ngeblend banget di lagu ini. Ibaratkan roti campur Nutella, simpel tapi enak dan bikin hati seneng. Taeyeon sama Dean punya tipe suara yang enak buat nyanyiin lagu apa aja. Satu lagi, ini tipe lagu yang enak didengerin berdua sambil ngusel-ngusel sama pacar haha. 


Oh ya, buat kamu yang penasaran siapa itu Dean dan kenapa tiba-tiba aja dia nongol di albumnya Taeyeon, bisa cari lagunya di Youtube. Gue saranin lagu 'Half Moon' atau 'What2Do'. Dean punya warna musik yang unik and I bet you'll be fall in love with him haha. Sebelum debut sebagai solois, Dean udah sukses wara wiri jadi songwriter buat beberapa idol group. Sebut aja 'Black Pearl' nya EXO dan lagunya VIXX yang gue lupa judulnya apa haha.

Banyak yang bilang Dean beruntung banget bisa collab sama Taeyeon yang notabene udah punya nama besar. Tapi kalo gue bilang sih mereka emang sama-sama lucky karena di lagu ini mereka terdengar saling melengkapi tanpa bikin salah satu pihak terdengar menonjol. Dan lagi, akting mereka di MV ini bagus loh. Mereka bisa terlihat mesra dengan 'sekadarnya' tanpa terlihat berlebihan, tapi pas dan cocok banget. Ah, makin baper dah liat Dean peluk-peluk Taeyeon begitu. Maaak, sepertinya aku butuh perban :(

Lyrics

'You are my starlight, shine on my heart
When I’m with you, it feels like I’m dreaming all day
You are my starlight, I get so happy
Your love is like a gift

I was used to being alone, my days were gray
But I remember the day you lightly came to me, knocking on my door
You shined on me like a light
Woke me up from darkness
Opened the closed door of my heart

Reflected in my eyes is your squinted eyes
You’re smiling behind that awkward face
You’re so lovable, I couldn’t hold back
I discovered you like a miracle, you always make me smile
You are my starlight'

Oke chingu, mungkin itu aja review gue buat MV ini. Overall gue suka dan sangat menikmati MV ini. Can't wait for 'Why' MV yang bakal rilis 3 hari ke depan. Gimana menurut kamu?


Score 8/10

Oh ya, belakangan gue lihat beberapa review MV yang gue tulis di blog ini di share di Twitter sama sebuah akun fanbase gitu. Gue seneng banget dan mau bilang terima kasih karena udah nge-share tulisan di blog ini ke banyak K-Popers lain di luar sana. I really appreciate it. Tapi gue jadi sedih, karena di akhir postingannya si admin bilang 'Nah itulah teori abal-abal dari sang blogger'. Nah lho?

Gue nggak paham aja ngapain tulisan gue dishare kalo dianggep abal-abal alias ngaco? Sedikit disclaimer aja, semua review yang ada di blog ini ditulis atas dasar pemikiran sendiri, alias mencurahkan apa pendapat gue tentang sebuah karya berupa sebuah video musik.

Gue cuma mau bilang, please share with a good way and a good words. Kalo dirasa ada kata-kata yang kurang enak, atau mungkin tulisan gue dirasa kurang baik buat di share alangkah lebih baik buat nulis komentar di blog ini, or you can send me an email :) Jadi curhat nih :(

Sekian postingan yang panjang ini, semoga bisa dinikmati ya. Salam damai selalu :)

update : baca review 'Why' buat kelanjutan storyline nya di sini