Senin, 16 November 2015

Review Film THE DUFF (2015) : I'm a Duff and I Proud!

Bianca Piper adalah seorang murid SMA pada umumnya, menjalani kehidupan sekolah dengan belajar dan bermain dengan teman-teman. Bianca punya dua orang sahabat yaitu Jess dan Casey. Dimana ada Bianca, disitu ada Jess dan Casey. Mereka kompak kemana-mana bertiga. Tanpa Bianca sadari orang-orang mengenal dia sebagai DUFF nya Jess dan Casey. DUFF sendiri adalah singkatan dari Designated Ugly Fat Friend alias orang yang paling jelek dan gendut di dalam suatu geng atau perkumpulan.  

Awalnya Bianca menolak itu sampe akhirnya dia menyadari kalo dia emang seorang DUFF. Jess dan Casey begitu cantik bohay dan eksis, sedangkan dia sendiri? Kenapa Jess dan Casey begitu populer sedangkan dia sendiri gak begitu dikenal, padahal mereka selalu nempel bertiga kemana-mana.


Ngerasa dimanfaatin dua sahabatnya, Bianca ngamuk dan mutusin persahabatan mereka mulai dari unfollow dan unshare semua akun socmed dan gak lagi mau barengan sama mereka. Keputusan itu ternyata gak mudah, karena Bianca emang gak punya teman lain selain Jess dan Casey. Bianca gak punya pilihan lain selain Wesley, teman masa kecil yang juga tetangganya. Wesley sendiri adalah seorang playboy kelas kakap yang selalu putus nyambung dengan pacarnya yang sok eksis, Madison. Tapi prestasi akademiknya gak sebanding dengan pesona playboynya yang mentereng. Diliat-liat kok mirip mirip Nia Ramadhani ya si Madison ini hehehe. Oke lanjut.

Mereka pun bikin kesepakatan buat bisa saling ngebantu. Wesley harus bisa bantuin Bianca lepas dari julukan DUFF yang udah nempel banget sama dia. Bianca juga pengen bisa deket sama Toby, cowok yang selama ini dia taksir. Nah sebagai imbalannya, Bianca yang emang pinter bakal bantuin Wesley belajar dan lulus ujian.

Misi pun dijalankan. Wesley mulai bantuin Bianca ngerubah penampilannya yang gak banget. Mereka pergi ke satu mall buat belanja underwear. Selama shopping Bianca bertingkah gila atas anjuran Wesley buat ngebebasin perasaannya. Tanpa mereka sadari, kelakuan gila itu direkam sama temennya Madison. Dan video itu kemudian disebar dan jadi viral di sekolah mereka. Alih-alih lepas dari julukan DUFF, Bianca justru jadi tambah terkenal sebagai DUFF kelas kakap. Dia jadi dibenci sama satu sekolahan dan Toby pun semakin menjauh.



Mission failed. Bianca pun menyangka Wesley yang nyebarin video itu. Tapi Wesley bisa ngebuktiin kalo itu bukan dia. Mereka pun kembali ke misi awal buat dapetin Toby. Dan ternyata Bianca harus kecewa dua kali karena Toby pun cuma manfaatin Bianca biar bisa dikenalin sama Jess dan Casey. Duh kasian banget deh si Bianca. Bianca pun sadar kalo dia gak ada apa-apanya tanpa Jess dan Casey. Berada di puncak kegalauan, Bianca pun gak tau mesti ngapain. Tapi siapa yang tau justru kegagalan yang kedua ini jadi pembuka kisah cinta yang baru antara Bianca dan Wesley. Walaupun konflik sempat hadir dengan kembalinya Madison ke pelukan Wesley.


Gimana kelanjutan ceritanya? Apakah Bianca berhasil melepas status DUFF nya? Akankah Bianca berdamai dengan egonya dan bareng-bareng lagi sama Jess dan Casey? Gimana kelanjutan hubungan Bianca dan Wesley? Tonton deh guys. Film ini cukup menghibur, komedinya juga pas. Dan entah kenapa gue liat pemeran Bianca ini kok mirip mirip Prilly Latuconsina ya muehehe.


Cuma gue agak dibikin boring di tengah-tengah film. Tapi yang paling penting film ini punya happy ending dan semua orang suka dengan happy ending kaaan? Oh ya kayaknya kehidupan cinta anak SMA gak harus begitu juga sih ya, gue kok agak geli geli linu gitu liat gimana Bianca penuh nafsu menggebu sama Toby.  Film ini cocok ditonton bareng sahabat kalian buat lebih bisa memahami dan menghargai posisi masing-masing. Kita juga gak perlu marah dengan satu kondisi tanpa tau dulu mungkin ada sisi baik di balik itu. Rate from me 7,5/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar